Pemanfaatan buah merah
PEMANFAATAN BUAH MERAH SEBAGAI BAHAN BAKU MAKANAN YANG SEHAT DAN BERGZI DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI PAPUA.

stunting sendiri di mulai sejak kelahiran anak,yang akan menyebekan anak kekurangan asupan gizi saat hamil,pola asuh makan yang kurang,kualitas makanan yang rendah.
di papua sendiri banyak sekali kasus stunting yang terjadi seperti data gizi indonesia (SSGI) di tahun 2022 menujukan angka 34,6.
walapun banyak upaya yang suda dilakukan oleh pemerintah papua,namun angka stunting masih belum teratasi dengan baik.
faktor faktor yang menjadi penyebab terjadinya, stunting di papua adalah kurang nya pengetahuan ibu terhadap anak dalam pola asupan makanan bergizi,faktor lainya lingkungan tempat tinggal warga yang kurang baik,sperti contoh di wamena khsus yang tinggal di desa-desa.Warga masih tinggal di rumah yang kurang layak,tidak menjaga kebersihan,faktor lain adalah infrastrutur yang kurang memadai sehingga warga,kesulitan dalam memenuhi kebutuhan khusu ibu dan anak perempuan yang beranjak dewasa dalam memnuhi kebutuhan seperti makana yang bergzi dan sehat.faktor lain yaitu akses air bersih yang kurang warga masih mengadalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,atau masih menggunakan air kali,sumur atau mata air,ini bisa saja menjadi faktor karena bisa saja air suda tercemar atau mengadung bahan berbahya dalam air tersebut.fakto lainya yaitu anggota keluraga dalam satu rumah terlalu,banyak akibat nya makan seadanya saja asal kenyang.

sala satu cara dalam mencegah stunting yaitu dengan memafaakan buah merah. papua sendiri memiliki sumberdaya yang banyak,sehingga warga dapat memanfaatkan bahan pangan yang ada di papua seperti buah merah.Buah merah ini mengadung zat-zat bergizi seperti nutrsis protein,energi,lemak,serat,kalsium,kareton,vitamin B1,vitamin C,niacin,dan air,kandungan-kandungan ini dapat mencegah buah merah.dalam upaya pencegahan sunting di papua.
Komentar
Posting Komentar